Penyerang sayap Chelsea, Alejandro Garnacho, bereaksi di akhir laga Liga Inggris antara Brentford dan Chelsea di Stadion Komunitas Gtech di London pada 13 September 2025.
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea terus menjadi perhatian pada bursa transfer musim panas 2026. Winger asal Argentina itu disebut semakin dekat meninggalkan Stamford Bridge setelah Aston Villa muncul sebagai klub peminat terbaru. Chelsea dikabarkan memasukkan Garnacho ke dalam daftar pemain yang siap dilepas. Gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan membuat The Blues berupaya merombak skuad, termasuk mengurangi beberapa pemain di lini serang. Situasi Garnacho juga makin sulit setelah Chelsea merekrut Morgan Rogers dari Aston Villa. Kedatangan pemain baru tersebut diperkirakan membuat peluang Garnacho mendapat menit bermain semakin kecil. Sejak bursa transfer Liga Inggris dibuka, Chelsea telah menawarkan Garnacho ke sejumlah klub Eropa. AS Roma menjadi salah satu tim yang sempat mencoba memboyong mantan pemain Manchester United itu.
Klub Serie A tersebut mengajukan proposal peminjaman disertai opsi pembelian permanen. Namun, Chelsea menolak tawaran itu karena hanya ingin melepas Garnacho melalui transfer permanen dengan harga 42,5 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun. AS Roma kemudian mengajukan penawaran senilai 30 juta poundsterling atau sekitar Rp719 miliar, tetapi negosiasi tidak mencapai kesepakatan.
Aston Villa Ajukan Skema Berbeda Di tengah mandeknya pembicaraan dengan AS Roma, Aston Villa dikabarkan mengambil langkah berbeda. Berdasarkan laporan The Athletic, klub asuhan Unai Emery mengajukan proposal peminjaman untuk Garnacho. Meski berstatus pinjaman, tawaran tersebut disertai klausul kewajiban membeli secara permanen apabila syarat tertentu terpenuhi. Klausul itu diyakini berkaitan dengan jumlah penampilan atau kontribusi Garnacho selama membela Aston Villa.
Unai Emery disebut menjadi sosok di balik rencana tersebut. Pelatih asal Spanyol itu sudah mengincar Garnacho sejak pemain berusia 22 tahun tersebut masih belum bergabung dengan Chelsea pada musim panas 2025. Apabila transfer Garnacho itu terwujud, ia akan mengikuti jejak dua mantan rekannya di Manchester United, Marcus Rashford dan Jadon Sancho, yang lebih dulu memperkuat Aston Villa dengan status pinjaman.
Rashford dan Sancho Jadi Contoh Sukses Marcus Rashford dan Jadon Sancho sama-sama berhasil membangkitkan performa mereka saat membela Aston Villa.
Rashford mencatatkan empat gol dan enam assist dalam 17 pertandingan. Sementara itu, Sancho menyumbang satu gol dan tiga assist dari 39 laga serta membantu Villa meraih gelar Liga Europa.
Catatan tersebut disebut menjadi salah satu alasan Garnacho tertarik melanjutkan karier di Villa Park. Selain itu, Aston Villa juga memiliki ruang di sektor sayap setelah kepergian Morgan Rogers. Pada musim 2025-2026, Garnacho belum mendapat tempat utama di Chelsea. Ia tampil dalam 43 pertandingan di semua kompetisi dengan total 2.153 menit bermain.
Meski belum menjadi pilihan utama, Garnacho tetap mampu memberikan kontribusi untuk The Blues. Sepanjang musim lalu, ia mencetak delapan gol dan empat assist di seluruh ajang, membuat namanya tetap menarik perhatian sejumlah klub menjelang musim baru.





Roma Rekrut Santiago Castro dari Bologna
UEFA Resmi Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA, Tolak Rencana Penjualan Piala Dunia ke Investor Swasta
Resmi! Real Madrid Rekrut Striker Baru dari Levante dengan Kontrak Lima Tahun