Selamat datang di DENTOTO, Bandar Bola, Togel, Live Casino & Slot Online Terbesar di Indonesia.
SLOT GACOR
Bonus Spesial
Freebet Slot
Provider Slot Gacor
slide-5
Home Login Live Score Berita Bola Kalkulator Odds
Berita Bola

Rodrigo De Paul: Banyak Orang Telah Menunggu Kejatuhan Argentina

22 Jul 2026 • Redaksi Bola
Rodrigo De Paul: Banyak Orang Telah Menunggu Kejatuhan Argentina

Rodrigo De Paul kala berbicara dengan jurnalis jelang sesi latihan timnas Argentina di Atlanta United Training Centre, Selasa (14/7/2026).

Timnas Argentina harus mengubur mimpi mempertahankan gelar juara Piala Dunia setelah kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey. Gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan trofi jatuh ke tangan La Furia Roja, Senin (20/7/2026) WIB. Kekalahan itu mengakhiri peluang Timnas Argentina menjadi tim pertama dalam 64 tahun yang mampu mempertahankan gelar juara dunia.

Sebelum mencapai final Piala Dunia 2026, skuad asuhan Lionel Scaloni lebih dulu menyingkirkan Inggris di babak semifinal. Laga final juga diwarnai insiden setelah peluit panjang berbunyi. Ketegangan antarpemain sempat terjadi hingga Leandro Paredes menerima kartu merah. Sebelumnya, Enzo Fernandez juga sudah lebih dulu diusir keluar lapangan. Seusai pertandingan, gelandang Argentina Rodrigo De Paul menyampaikan perasaannya melalui media sosial.

Ia mengaku kesedihan terbesar berasal dari kegagalan membawa pulang trofi Piala Dunia untuk rakyat Argentina. "Rasa sakit terdalam datang dari ketidakmampuan untuk membawa trofi Piala Dunia kembali ke negara kita sekali lagi, karena jika ada yang pantas merasakan perasaan itu lagi, itu adalah Anda," tulisnya. De Paul Singgung Kritik kepada Argentina Dalam unggahannya, De Paul menyebut hubungan antara tim nasional dan masyarakat Argentina tidak hanya ditentukan oleh gelar juara.

"Namun seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa ikatan yang Anda miliki dengan tim ini jauh melampaui trofi itu sendiri dan itulah yang saya pegang teguh untuk membantu saya melewati momen ini." Pemain Inter Miami itu juga menyoroti kritik yang muncul selama Piala Dunia 2026. Menurutnya, banyak pihak menunggu kegagalan Argentina dan menyebarkan berbagai tuduhan tanpa bukti. "Hari ini, saya melihat betapa banyak orang yang menunggu kejatuhan ini, menyebarkan teori konspirasi tak berdasar selama Piala Dunia hanya untuk meredakan rasa sakit mereka sendiri karena tidak dapat mengalami apa yang kami, orang Argentina, alami." "Karena senyum kami mengganggu mereka, karena tingkah laku kami membuat mereka kesal."

Meski mendapat banyak sorotan, De Paul menilai situasi tersebut justru mempererat kebersamaan di dalam skuad.

"Semua itu hanya menegaskan bahwa semangat dan kecintaan pada seragam kami dapat mengatasi apa pun."

"Ini akan terasa sakit untuk waktu yang lama, tetapi hari ini, lebih dari sebelumnya, saya bangga menjadi orang Argentina."

Lionel Messi Sampaikan Pesan untuk Suporter Sehari sebelumnya, Lionel Messi juga mengungkapkan kesedihannya setelah gagal membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia kedua secara beruntun. Kapten Argentina itu tampil impresif sepanjang turnamen dengan catatan delapan gol dan empat assist. "Rasa sakitnya sangat hebat, dan luka ini membutuhkan waktu untuk sembuh," kata Messi. Meski kecewa, Messi tetap mengapresiasi perjuangan seluruh anggota tim selama turnamen. "Namun saya juga tetap mengingat semua hal baik, pertandingan-pertandingan yang berhasil kami menangkan dengan memberikan yang terbaik."

"Momen-momen yang akan tetap terukir dalam ingatan kami selamanya dan dukungan dari seluruh negara yang dikombinasikan dengan kerja keras dan upaya kelompok ini, membawa kami kembali ke jajaran elite dunia sekali lagi." Ia juga menilai pencapaian Argentina tetap layak dihargai setelah mampu mencapai dua final Piala Dunia secara beruntun. "Sulit untuk sepenuhnya menghargai pencapaian kami saat ini, tetapi grup ini mencapai dua final Piala Dunia berturut-turut."

Sebagai penutup, Messi menyampaikan apresiasi kepada para pendukung Argentina sekaligus memberi ucapan selamat kepada Spanyol. "Terima kasih dari lubuk hati saya atas setiap ucapan dan pesan."

"Sekali lagi, kita berhasil bersatu sebagai sebuah negara dan berdiri bersama, berbagi kebanggaan yang luar biasa sebagai orang Argentina." "Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas kemenangan kejuaraan ini."