Selamat datang di DENTOTO, Bandar Bola, Togel, Live Casino & Slot Online Terbesar di Indonesia.
SLOT GACOR
Bonus Spesial
Freebet Slot
Provider Slot Gacor
slide-5
Home Login Live Score Berita Bola Kalkulator Odds
Berita Bola

Morgan Rogers menanggapi perbincangan ‘konyol’ seputar Jude Bellingham, di tengah persaingan posisi nomor 10 timnas Inggris yang didominasi oleh bintang Piala Dunia pencetak enam gol

13 Jul 2026 • Redaksi Bola
Morgan Rogers menanggapi perbincangan ‘konyol’ seputar Jude Bellingham, di tengah persaingan posisi nomor 10 timnas Inggris yang didominasi oleh bintang Piala Dunia pencetak enam gol

Morgan Rogers membalas narasi "konyol" menjelang Piala Dunia yang menyarankan agar Jude Bellingham dicoret dari susunan pemain inti Inggris. Bintang Real Madrid itu telah menjadi pemain paling menonjol bagi The Three Lions di Amerika Utara, membungkam para kritikus dengan serangkaian penampilan gemilang yang menentukan hasil pertandingan di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Bellingham menyamai rekor Maradona dalam kemenangan atas Norwegia

Bellingham melanjutkan performa sensasionalnya di Piala Dunia dengan mencetak dua gol dalam kemenangan Inggris 2-1 atas Norwegia di perempat final, menyamai rekor berusia 40 tahun yang dipegang oleh Diego Maradona. Dengan mencetak dua gol untuk kedua kalinya berturut-turut di babak gugur, ikon Real Madrid ini meniru prestasi yang dicapai oleh legenda Argentina tersebut selama turnamen 1986 di Meksiko.

Pemain berusia 23 tahun ini menjadi motor di balik kebangkitan "Three Lions" saat menghadapi tim Norwegia yang dipimpin oleh Erling Haaland. Dalam penampilan yang memadukan penyelesaian akhir yang tajam dengan dominasi di lini tengah, Bellingham mencatatkan tujuh dribel sukses dan memancing banyak pelanggaran, membuktikan dirinya sebagai kekuatan yang tak tertahankan saat Inggris memastikan tempat mereka di empat besar.

Rogers mengecam perdebatan yang ‘konyol’ mengenai posisi starter

Meskipun saat ini ia menjadi bintang utama Inggris dengan enam gol, Bellingham menghadapi sorotan tajam menjelang turnamen ini. Sebagian media bahkan menyarankan agar Rogers menggantikannya di posisi nomor 10, sebuah narasi yang kini telah dibantah habis-habisan oleh pemain Aston Villa itu sendiri.

Saat berbicara kepada FOX Sports setelah kemenangan atas Norwegia, Rogers menepis anggapan bahwa posisi Bellingham pernah terancam. “Pemain terbaik turnamen? Erm... tak terbayangkan. Menurut saya, anggapan sebagian orang bahwa dia tidak akan bermain di turnamen ini atau tidak akan dilibatkan sungguh konyol,” kata Rogers, yang jelas-jelas merasa frustrasi dengan perbincangan menjelang turnamen tersebut.

Pemain tim yang paling hebat

Meskipun berita utama didominasi oleh prestasi mencetak golnya, Rogers ingin menekankan kerja keras Bellingham di lini pertahanan serta pengorbanan fisik yang dilakukannya demi tim.

“Dia telah membuktikan berkali-kali di panggung dunia betapa hebatnya dia sebagai pemain. Dia telah bekerja keras, tetap setia bersama kami, dan kini menuai hasilnya. Dia bekerja sangat keras untuk tim, dan bukan hanya soal gol, tapi jika Anda perhatikan, dia benar-benar kelelahan di akhir setiap pertandingan karena dia memberikan segalanya, jadi dia menuai hasilnya. Pemain yang luar biasa dan sosok yang luar biasa, dan ya... kami semua menyayanginya,” tambah Rogers.

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Inggris kini menatap babak semifinal dengan Bellingham yang telah mapan sebagai pilar tak terbantahkan dalam tim. Bagi Rogers dan seluruh skuad, perdebatan mengenai siapa yang seharusnya menjadi motor kreativitas tim telah diselesaikan dengan tegas di lapangan, sehingga para kritikus yang "konyol" itu tak punya tempat lagi untuk bersembunyi.

Bellingham berharap dapat mempertahankan performa gemilangnya saat Inggris menghadapi Argentina pada Rabu mendatang untuk memperebutkan tempat di final Piala Dunia.