Ketika Ruben Amorim dipecat pada awal Februari, Manchester United sempat mengarah pada kemungkinan memulangkan Ole Gunnar Solskjaer untuk periode keduanya sebagai manajer, setelah ia sebelumnya menangani klub pada 2018-2021. Namun pada akhirnya pilihan jatuh kepada Michael Carrick. Mantan gelandang The Red Devils itu menandatangani kontrak hingga akhir musim dan menyebut penunjukan ini sebagai sebuah “kehormatan besar” karena bisa memimpin bekas klubnya. Saat ia ditunjuk, Man United berada di peringkat keenam klasemen. Carrick menegaskan tekadnya untuk memaksimalkan potensi dari skuad yang ia yakini memiliki kualitas tinggi.
“Memikul tanggung jawab memimpin Manchester United adalah sebuah kehormatan,” ujar Carrick. “Saya tahu apa yang dibutuhkan untuk sukses di sini. Fokus saya sekarang adalah membantu para pemain mencapai standar yang kami harapkan di klub luar biasa ini, dan saya yakin kelompok ini lebih dari mampu untuk itu.”
“Saya sudah pernah bekerja dengan sejumlah pemain dan terus mengikuti perkembangan tim dengan cermat dalam beberapa tahun terakhir. Saya punya keyakinan penuh pada talenta, dedikasi, dan kemampuan mereka untuk sukses. Masih banyak yang harus diperjuangkan musim ini. Kami siap menyatukan semua elemen dan memberi para penggemar performa yang sepantasnya atas dukungan setia mereka.”





Roma Rekrut Santiago Castro dari Bologna
UEFA Resmi Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA, Tolak Rencana Penjualan Piala Dunia ke Investor Swasta
Resmi! Real Madrid Rekrut Striker Baru dari Levante dengan Kontrak Lima Tahun