Lautaro Martinez menjadi salah satu pemain yang diperbincangkan setelah membantu Argentina menembus semifinal Piala Dunia 2026. Penyerang Inter Milan itu mencetak gol pada menit ke-121 ketika Albiceleste mengalahkan Swiss 3-1 di babak perempat final.
Gol tersebut menegaskan kemenangan Argentina sekaligus mengunci tiket menuju empat besar. Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada golnya, melainkan juga selebrasi yang memunculkan perdebatan.
Sejumlah penggemar menilai Lautaro Martinez semestinya mendapatkan kartu kuning kedua akibat selebrasinya. Jika hal itu terjadi, ia otomatis harus menjalani skorsing dan absen menghadapi Inggris pada semifinal.
Lautaro Martinez memulai pertandingan dari bangku cadangan sebelum masuk menggantikan rekannya pada menit ke-84. Ia kemudian mencetak gol penutup pada menit ke-121 yang mengakhiri perlawanan Swiss.
Saat mencetak gol itu, Lautaro Martinez sebenarnya sudah mengantongi satu kartu kuning. Seusai mencetak gol, ia melompati papan iklan dan berlari ke arah pendukung Argentina yang berada di belakang gawang.
Aksi tersebut memunculkan anggapan bahwa wasit semestinya mengeluarkan kartu kuning kedua. Berdasarkan Laws of the Game dari IFAB, pemain dapat menerima kartu kuning apabila mendekati penonton dengan cara yang berpotensi menimbulkan persoalan keselamatan.
Meski demikian, perangkat pertandingan memiliki penilaian berbeda terhadap insiden tersebut. Selebrasi Lautaro Martinez berlangsung sangat singkat dan tidak melibatkan kontak maupun interaksi langsung dengan para pendukung di tribun.
Karena tidak ada tindakan yang memicu risiko keamanan, wasit memutuskan tidak memberikan hukuman tambahan. Keputusan itu membuat Lautaro Martinez tetap menyelesaikan pertandingan tanpa kartu kuning kedua.
Dengan demikian, Lautaro Martinez dipastikan tetap memenuhi syarat tampil pada laga semifinal melawan Inggris. Kehadirannya menjadi kabar penting bagi Argentina mengingat perannya sebagai salah satu penyerang utama.
Gol ke gawang Swiss juga mempertegas kontribusi Lautaro Martinez sebagai pemain yang mampu memberikan dampak besar meski masuk dari bangku cadangan. Kini, Argentina berharap ketajamannya kembali muncul saat menghadapi Inggris dalam perebutan tiket menuju final Piala Dunia 2026.





Roma Rekrut Santiago Castro dari Bologna
UEFA Resmi Ancam Boikot Seluruh Kompetisi FIFA, Tolak Rencana Penjualan Piala Dunia ke Investor Swasta
Resmi! Real Madrid Rekrut Striker Baru dari Levante dengan Kontrak Lima Tahun